ENSEFALOPATI HEPATIKUM PDF

Oleh Risky Candra Swari Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Ensefalopati hepatik adalah kondisi yang merujuk pada perubahan kepribadian, psikologis, dan sistem saraf pada orang dengan yang mengalami gagal hati. Kadar amonia yang tinggi di dalam aliran darah dan otak mungkin menjadi penyebabnya. Amonia diproduksi oleh bakteri di dalam perut dan usus. Biasanya, hati memecah amonia sehingga membuatnya tidak berbahaya.

Author:Kajikora Gardazilkree
Country:Kosovo
Language:English (Spanish)
Genre:Art
Published (Last):26 May 2005
Pages:407
PDF File Size:6.67 Mb
ePub File Size:7.41 Mb
ISBN:892-4-53164-602-1
Downloads:38669
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Vudogrel



Kegagalan detoksifikasi ammonia di kolon yang diproduksi bakteri H. Pylori Peningkatan kadar amonia dalam darah berbahaya Dilakukan diet protein Lactulose merupakan disakarida sintesis dari fructose dan galaktose yang memiliki aktifitas di kolon.

Lactulose tidak mengalami absorbsi di usus. Lactulose bekerja dengan kemampuannya sebagai osmotic laxatives Indikasi 1. Konstipasi Lacutose dekatakan efektif untuk mengobati konstipasi karena obat golongan opioid dan vinkristin. Hepatic Encephalopathy portal systemic encephalopathy. Kontra Indikasi Galactosaemia dan obstruksi pada saluran intestinal BNF 57, Lactulose meningkatkan efek peristaltik dan pencuci perut dengan 2 jalan yaitu : 1.

Meningkatkan tekanan osmotik dalam usus. Mengalami fermentasi oleh flora normal kolon yang mengubahnya menjadi asam organic yang dapat menurunkan pH kolon. Dipiro, Pengasaman kolon dapat menurunkan kadar ammonia dalam darah dengan jalan: Mensuplai karbohidrat ke usus dengan cara demikian mengurangi degradasi dari asam amino.

Maintenance dosis mL tiap jam , untuk enema jam Dipiro, Atau garam kali tiap hari. A to Z drug facts Penggunaan lactose perlu dilakukan monitoring tambahan pada kadar elektrolit Potasium dan klorida , kadar karbon dioksida, dan perubahan status mental pasien.

ROBERT SOBUKWE QUOTES PDF

Ensefalopati Hepatik + Manajemen Terapi

Obat-obatan penenang yang dapat menekan saraf sentral. Beberapa kelainan ini adalah hepatitis karena virus seperti hepatitis B dan hepatitis C , infeksi parah, penyakit autoimun, kanker, dan sindrom Reye. Ensefalopati juga bisa disebabkan oleh penggunaan obat-obatan, seperti obat anti-radang nonsteroid NSAID dan konsumsi alkohol yang berlebihan. Pengidap sirosis hati juga dapat terkena ensefalopati dari penggunaan analgesik dan sedatif. Gejala utama ensefalopati hepatik, yaitu: Bingung dan pikun. Suasana hati mood yang berubah-ubah. Lemah, lesu, dan tidak bertenaga.

DISTILLATION TROUBLESHOOTING KISTER PDF

Ensefalopati Hepatik

Ensefalopati Hepatikum 12 Mar Ensefalopati hepatikum adalah kegagalan fungsi hati dalam menetralisir zat racun sehingga terakumulasi dalam aliran darah, kemudian mengalir menuju otak, menyebabkan penurunan fungsi nya. Ensefalopati hepatikum merupakan salah satu komplikasi yang spesifik dari sirosis hepatis dimana otak teracuni oleh zat-zat seperti amonia, suatu produk sampingan hasil pemecahan protein. Apa itu koma hepatikum? Koma hepatikum adalah kondisi parah akibat komplikasi sirosis hepatis dimana otak diselubungi amonia atau toksin lain yang mengakibatkan penurunan fungsi otak ditandai rasa kebingungan, emosi tak terkendali, dan bahkan sampai koma hingga mengancam jiwa penderitanya Koma hepatikum pada sirosis hepatis dipicu oleh perdarahan di saluran pencernaan, infeksi,kegagalan hati dalam menetralkan toksin dari obat-obatan, amonia, stres, dll.

AS 2870 RESIDENTIAL SLABS AND FOOTINGS PDF

Diagnosis dan Terapi Ensefalopati Hepatik: Fasilitas Kesehatan Dengan Sumber Daya Terbatas

Definisi Ensefalopati hepatikum adalah suatu sindrom neuropsikiatri pada penderita penyakit hati berat yang ditandai dengan kekacauan mental, tremor otot, dan flapping tremor asteriksis , yang dapat berlanjut pada keadaan koma dalam dan kematian. Etiologi dan Patogenesis Patogenesis ensefalopati hingga saat ini belum diketahui secara pasti, namun Sherlock , , mengemukakan konsep umum patogenesisnya yaitu ensefalopati hepatikum terjadi akibat akumulasi dari sejumlah zat neuroaktif dan kemampuan komagenik dari zat — zat tersebut dalam sirkulasi sistemik. Beberapa hipotesis yang telah dikemukakan antara lain : Hipotesis amonia : Hati merupakan organ penting dan satu — satunya yang berperan dalam detoksifikasi zat — zat berbahaya. Salah satu zat toksik yang harus dirubah hati adalah NH3 yang merupakan hasil deaminase asam amino dan perubahan akibat kerja bakteri usus yang mengandung urease terhadap protein, NH3 selanjutnya diubah menjadi urea pada sel hati periportal dan menjadi glutamine pada sel hati perivenus, sehingga jumlah ammonia yang masuk sirkulasi dikontrol dengan baik. Dalam keadaan dimana amonia tidak dimetabolisme oleh hati akibat kerusakan sel hati maupun akibat pintasan portal ke sistemik tanpa melewati hati, maka amonia yang beredar dapat menembus sawar darah otak dan mengganggu metabolisme otak. Beberapa peneliti melaporkan bahwa ammonia secara invitro akan merubah loncatan klorida melalui membrane neural dan akan mengganggu keseimbangan potensial aksi sel saraf.

Related Articles