ASKEP THYPOID PDF

Latar belakang Typoid merupakan suatu penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh salmonella thypi yang masih dijumpai secara luas di berbagai negara berkembang yang terutama terletak didaerah tropis dan subtropis. Penyakit ini juga merupakan masalh kesehatan masyarakat yang penting karena penyebarannya berkaitan erat dengan urAbanisasi, kepadatan penduduk, kesehatan ingkungan, sumber air dan sanitasi yang buruk serta stanydart higiene industri pengolahan makanan yang masih rendah Simanjuntak, C. H, Suatu penelitian epidemiologi di masyarakat vietnam khususnya di delta sungai Mekong, di peroleh angka insidensi per Pada beberapa dekade terakhir typoid sudah jarang terjadi di negara-negara industri, namun tetap menjadi maslah kesehatan yang serius disebagian wilayah dunia, seperti bekas neggara Uni Soviet, anak benua India, Asia Tenggara amerika Selatan dan Afrika.

Author:Goltilmaran Dizuru
Country:Seychelles
Language:English (Spanish)
Genre:Medical
Published (Last):13 August 2007
Pages:108
PDF File Size:5.25 Mb
ePub File Size:15.21 Mb
ISBN:753-7-85662-215-4
Downloads:54179
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dalkree



Pengertian Typhoid adalah penyakit infeksi sistemik akut yang disebabkan infeksi salmonella Thypi. Organisme ini masuk melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi oleh faeses dan urine dari orang yang terinfeksi kuman salmonella.

Bruner and Sudart, Typhoid adalah penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh kuman salmonella thypi dan salmonella para thypi A,B,C.

Syaifullah Noer, Typhoid adalah suatu penyakit pada usus yang menimbulkan gejala-gejala sistemik yang disebabkan oleh salmonella typhosa, salmonella type A. Etiologi Etiologi typhoid adalah salmonella typhi. Salmonella para typhi A.

B dan C. Carier adalah orang yang sembuh dari demam typhoid dan masih terus mengekresi salmonella typhi dalam tinja dan air kemih selama lebih dari 1 tahun. Feses dan muntah pada penderita typhoid dapat menularkan kuman salmonella thypi kepada orang lain. Kuman tersebut dapat ditularkan melalui perantara lalat, dimana lalat akan hinggap dimakanan yang akan dimakan oleh orang yang sehat. Apabila orang tersebut kurang memperhatikan kebersihan dirinya seperti mencuci tangan dan makanan yang tercemar kuman salmonella thypi masuk ke tubuh orang yang sehat melalui mulut.

Kemudian kuman masuk ke dalam lambung, sebagian kuman akan dimusnahkan oleh asam lambung dan sebagian lagi masuk ke usus halus bagian distal dan mencapai jaringan limpoid. Di dalam jaringan limpoid ini kuman berkembang biak, lalu masuk ke aliran darah dan mencapai sel-sel retikuloendotelial. Sel-sel retikuloendotelial ini kemudian melepaskan kuman ke dalam sirkulasi darah dan menimbulkan bakterimia, kuman selanjutnya masuk limpa, usus halus dan kandung empedu.

Tanda dan Gejala Masa tunas typhoid 10 - 14 hari Minggu I Pada umumnya demam berangsur naik, terutama sore hari dan malam hari. Minggu II Pada minggu II gejala sudah jelas dapat berupa demam, bradikardi, lidah yang khas putih, kotor, pinggirnya hiperemi , hepatomegali, meteorismus, penurunan kesadaran.

Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan Laboratorium : Uji Widal Uji widal adalah suatu reaksi aglutinasi antara antigen dan antibodi aglutinin. Aglutinin yang spesifik terhadap salmonella thypi terdapat dalam serum klien dengan typhoid juga terdapat pada orang yang pernah divaksinasikan. Antigen yang digunakan pada uji widal adalah suspensi salmonella yang sudah dimatikan dan diolah di laboratorium.

Tujuan dari uji widal ini adalah untuk menentukan adanya aglutinin dalam serum klien yang disangka menderita typhoid. Akibat infeksi oleh salmonella thypi, klien membuat antibodi atau aglutinin yaitu : Aglutinin O, yang dibuat karena rangsangan antigen O berasal dari tubuh kuman. Aglutinin H, yang dibuat karena rangsangan antigen H berasal dari flagel kuman. Aglutinin Vi, yang dibuat karena rangsangan antigen Vi berasal dari simpai kuman.

Dari ketiga aglutinin tersebut hanya aglutinin O dan H yang ditentukan titernya untuk diagnosa, makin tinggi titernya makin besar klien menderita typhoid. Penatalaksanaan Pasien diistirahatkan 7 hari sampai demam turun atau 14 hari untuk mencegah komplikasi perdarahan usus.

Mobilisasi bertahap bila tidak ada panas, sesuai dengan pulihnya tranfusi bila ada komplikasi perdarahan. Diet Diet yang sesuai, cukup kalori dan tinggi protein. Pada penderita yang akut dapat diberi bubur saring. Setelah bebas demam diberi bubur kasar selama 2 hari lalu nasi tim. Dilanjutkan dengan nasi biasa setelah penderita bebas dari demam selama 7 hari.

CISCO EIGRP COMMAND AND CONFIGURATION HANDBOOK PDF

Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Thypoid

Menembus lap. Mukosa dan otot 2. Pemeriksaan Darah Perifer Lengkap Dapat ditemukan leukopeni, dapat pula leukositosis atau kadar leukosit normal. Leukositosis dapat terjadi walaupun tanpa disertai infeksi sekunder. Di dalam beberapa literatur dinyatakan bahwa demam typhoid terdapat leukopenia dan limposistosis relatif tetapi kenyataannya leukopenia tidaklah sering dijumpai. Pada kebanyakan kasus demam typhoid, jumlah leukosit pada sediaan darah tepi berada pada batas-batas normal bahkan kadang-kadang terdapat leukosit walaupun tidak ada komplikasi atau infeksi sekunder.

ICTERE NEONATAL PDF

Amoxilin dan ampicillin Pencegahan Cara pencegahan yang dilakukan pada demam typhoid adalah cuci tangan setelah dari toilet dan khususnya sebelum makan atau mempersiapkan makanan, hindari minum susu mentah yang belum dipsteurisasi , hindari minum air mentah, rebus air sampai mendidih dan hindari makanan pedas Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan penunjang pada klien dengan typhoid adalah pemeriksaan laboratorium, yang terdiri dari : Pemeriksaan leukosit Di dalam beberapa literatur dinyatakan bahwa demam typhoid terdapat leukopenia dan limposistosis relatif tetapi kenyataannya leukopenia tidaklah sering dijumpai. Pada kebanyakan kasus demam typhoid, jumlah leukosit pada sediaan darah tepi berada pada batas-batas normal bahkan kadang-kadang terdapat leukosit walaupun tidak ada komplikasi atau infeksi sekunder. Oleh karena itu pemeriksaan jumlah leukosit tidak berguna untuk diagnosa demam typhoid. Biakan darah Bila biakan darah positif hal itu menandakan demam typhoid, tetapi bila biakan darah negatif tidak menutup kemungkinan akan terjadi demam typhoid. Hal ini dikarenakan hasil biakan darah tergantung dari beberapa faktor : Teknik pemeriksaan Laboratorium Hasil pemeriksaan satu laboratorium berbeda dengan laboratorium yang lain, hal ini disebabkan oleh perbedaan teknik dan media biakan yang digunakan. Waktu pengambilan darah yang baik adalah pada saat demam tinggi yaitu pada saat bakteremia berlangsung.

CALCOLO DELLE STRUTTURE ISOSTATICHE CARPINTERI PDF

Pencegahan Cara pencegahan yang dilakukan pada demam typhoid adalah cuci tangan setelah dari toilet dan khususnya sebelum makan atau mempersiapkan makanan, hindari minum susu mentah yang belum dipsteurisasi , hindari minum air mentah, rebus air sampai mendidih dan hindari makanan pedas 8. Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan penunjang pada klien dengan typhoid adalah pemeriksaan laboratorium, yang terdiri dari : a. Pemeriksaan leukosit Di dalam beberapa literatur dinyatakan bahwa demam typhoid terdapat leukopenia dan limposistosis relatif tetapi kenyataannya leukopenia tidaklah sering dijumpai. Pada kebanyakan kasus demam typhoid, jumlah leukosit pada sediaan darah tepi berada pada batas-batas normal bahkan kadang-kadang terdapat leukosit walaupun tidak ada komplikasi atau infeksi sekunder. Oleh karena itu pemeriksaan jumlah leukosit tidak berguna untuk diagnosa demam typhoid. Biakan darah Bila biakan darah positif hal itu menandakan demam typhoid, tetapi bila biakan darah negatif tidak menutup kemungkinan akan terjadi demam typhoid. Hal ini dikarenakan hasil biakan darah tergantung dari beberapa faktor : 1 Teknik pemeriksaan Laboratorium Hasil pemeriksaan satu laboratorium berbeda dengan laboratorium yang lain, hal ini disebabkan oleh perbedaan teknik dan media biakan yang digunakan.

Related Articles