ASKEP TETRALOGI FALLOT PADA ANAK PDF

Komponen yang paling penting dalam menentukan derajat beratnya penyakit adalah stenosis pulmonal dari sangat ringan sampai berat. Stenosis pulmonal bersifat progresif , makin lama makin berat. Derajat stenosis pulmonal sangat menentukan gambaran kelainan; pada obstruksi ringan tidak terdapat sianosis, sedangkan pada obstruksi berat sianosis terlihat sangat nyata. Pada klien dengan TF, stenosis pulmonal menghalangi aliran darah ke paru-paru dan mengakibatkan peningkatan ventrikel kanan sehingga terjadi hipertropi ventrikel kanan. Sehingga darah kaya CO2 yang harusnya dipompakan ke paru-paru berpindah ke ventrikel kiri karena adanya celah antara ventrikel kanan akibat VSD ventrikel septum defek , akibatnya darah yang ada di ventrikel kiri yang kaya akan O2 dan akan dipompakan ke sirkulasi sistemik bercampur dengan darah yang berasal dari ventrikel kanan yang kaya akan CO2. Sehingga percampuran ini mengakibatkan darah yang akan dipompakan ke sirkulasi sistemik mengalami penurunan kadar O2.

Author:Vucage Nisar
Country:Guinea
Language:English (Spanish)
Genre:History
Published (Last):22 September 2015
Pages:311
PDF File Size:18.37 Mb
ePub File Size:15.72 Mb
ISBN:797-1-84974-902-2
Downloads:92176
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kale



Sudirman, no. Riwayat Keperawatan Keluhan utama : sianosis kulit Nampak kebiruan , napas dangkal, mudah kelelahan, 2. Riwayat kesehatan masa lalu Ibu klien mengatakan, klien sebelumnya belum pernah mengalami penyakit seperti ini. Riwayat keluarga Adanya penyakit tertentu dalam keluarga, yaitu ibu klien menderita hipertensi dan saat hamil sering mengkonsumsi obat — obatan tanpa resep dokter.

Diagnosa medis : Tetralogi of Fallot D. Data Bio Psiko Sosial Spiritual a. Bernafas Ibu klien mengatakan bahwa, klien mengalami kesulitan bernafas. Klien mengalami dispnea dan kadang-kadang mengalami apnea.

Aktivitas Ibu klien mengatakan, aktivitas klien berkurang, karena klien sering mengalami kelelahan dan sering mengalami sesak dalam bernafas. Rekreasi Ibu klien juga mengatakan, saat diajak jalan — jalan bersama keluarga setelah berjalan meter,klien akan berjongkok dalam beberapa waktu, sebelum kilen berjalan kembali.

Pasien sering terbangun di malam hari karena mengalami kesulitan dalam bernafas. Kebersihan diri Saat pengkajian kondisi klien bersih karena selalu dibantu ibunya untuk mandi dan klien sudah bisa berpakaian dan gosok gigi sendiri. Suhu tubuh Menurut ibu klien suhu tubuh klien setelah sakit tidak menentu, sebelum dibawa ke rumah sakit suhu tubuh normal, tapi saat pengkajian ibu klien mengeluh suhu tubuh klien panas.

Rasa nyaman Klien merasa kurang nyaman, ketika merasakan susah bernafas. Rasa aman Klien selalu merasa tenang saat bersama dan jika selalu dekat dengan kedua orang tuanya.

Belajar Keluarga klien mengatakan, belum bisa belajar secara efektif karena masih kecil, apalagi belajar tentang penyakit yang sedang dialami. Prestasi Klien belum bersekolah, dan belum mempunyai prestasi dibidang akademik.

Hubungan sosial Hubungan sosial klien dengan orang tuanya sangat baik dan menurut ibumya hubungan klien dengan teman sebayanya, klien juga tidak rewel dengan perawat.

Melaksanakan ibadah Keluarga sering mengajak klien beribadah ke wihara dan khususnya pada hari raya keagamaan. Pengkajian Pisik i. Kesadaran : CM Compis Mentis ii. Kebersihan : cukup bersih iii. Pergerakan : agak terbatas karena, terpasang infuse pada extrimitas kanan atas iv. Postur : tegak agak kurus, v. Status gizi : baik b. Sistem pendengaran : bentuk normal, keadaan bersih, pendengaran normal, serumen tidak ada, kelainan tidak ada.

Sistem wicara : mulut bersih, mukosa bibir merah muda, stomatitis tidak ada, caries tidak ada, tonsil T1 T0 hypertemi negative. Warna kulit : sawo mateng f. Suara waktu menangis cukup melengking dan agak keras g. Tonus otot : normal i. Kepala : bentuk normal, UUB tertutup, ketombe dan rambut rontok tidak ada. Hidung : bentuk normal, secret tidak ada, gerakan cuping hidung tidak ada, kelainan tidak ada.

Leher : bentuk normal, kaku kuduk tidak ada, pembesaran kelenjar limfa di leher positif. Persyarafan : normal m. Alat kelamin : kebersihan cukup, bentuk normal, kelainan tidk ada. Anus : bentuk normal, kebersihan cukup, haemoroid tidak ada.

FAHRZEUGTECHNIK SKRIPT PDF

ASUHAN KEPERAWATAN (ASKEP) ANAK TETRALOGI FALLOT

Tetralogi of fallot adalah penyakit jantung kongentinal yang merupakan suatu bentuk penyakit kardiovaskular yang ada sejak lahir dan terjadi karena kelainan perkembangan dengan gejala sianosis karena terdapat kelainan VSD, stenosispulmonal, hipertrofiventrikel kanan, dan overiding aorta Nursalam dkk, Stenosis pulmonal terjadi karena penyempitan klep pembuluh darah yang keluar dari bilik kanan menuju paru, bagian otot dibawah klep juga menebal dan menimbulkan penyempitan. Hipertrofi ventrikel kanan atau penebalan otot di ventrikel kanan karena peningkatan tekanan di ventrikel kanan akibat dari stenosis pulmonal. Overiding aorta merupakan keadaan dimana pembuluh darah utama yang keluar dari ventrikel kiri mengangkang sekat bilik, sehingga seolah-olah sebagian aorta keluar dari bilik kanan. Insidens tetralogi of fallot di laporkan untuk kebanyakan penelitian dalam rentang 8 — 10 per kelahiran hidup.

KOSTENBERECHNUNG EINFAMILIENHAUS PDF

Latar Belakang Tetralogi of fallot adalah penyakit jantung kongentinal yang merupakan suatu bentuk penyakit kardiovaskular yang ada sejak lahir dan terjadi karena kelainan perkembangan dengan gejala sianosis karena terdapat kelainan VSD, stenosispulmonal, hipertrofiventrikel kanan, dan overiding aorta Nursalam dkk, Stenosis pulmonal terjadi karena penyempitan klep pembuluh darah yang keluar dari bilik kanan menuju paru, bagian otot dibawah klep juga menebal dan menimbulkan penyempitan. Hipertrofi ventrikel kanan atau penebalan otot di ventrikel kanan karena peningkatan tekanan di ventrikel kanan akibat dari stenosis pulmonal. Overiding aorta merupakan keadaan dimana pembuluh darah utama yang keluar dari ventrikel kiri mengangkang sekat bilik, sehingga seolah-olah sebagian aorta keluar dari bilik kanan. Kelainan ini lebih sering muncul pada laki — laki daripada perempuan. Dan secara khusus katup aorta bikuspid bisa menjadi tebal sesuai usia , sehingga stenosis bisa timbul.

JK ROWLING UNA VACANTE IMPREVISTA PDF

Rencana perawatan ke depan e. Dengan usaha diatas diharapkan anak tidak lagi takipnea, sianosis berkurang dan anak menjadi tenang. Obat ini bekerja meningkatkan resistensi vaskuler sistemik dan juga sedatif penambahan volume cairan tubuh dengan infus cairan dapat efektif dalam penganan serangan sianotik. Intoleransi aktivitas b. Kriteria hasil : Tanda vital normal sesuai umur Anak mau berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dijadwalkan Anak mencapai peningkatan toleransi aktivitas sesuai umur Fatiq dan kelemahan berkurang Anak dapat tidur dengan lelap Intervensi 1.

Related Articles