AMIN RAIS SELAMATKAN INDONESIA PDF

Transfer aset dari sektor publik ke sektor swasta Fokus ketat dalam pengeluaran publik pada berbagai target pembangunan nasional Anggaran berimbang Reformasi pajak Perlindungan atas hak milik dan hak cipta Washington Konsensus itu mempunyai tujuan Untuk menghancurkan seluruh rintangan nasional terhadap perdagangan, mengakhiri proteksionisme, memperluas pasar dan zona bebas, dan memungkinkan mengalirnya modal kemana saja dengan kendala dan regulasi minimal. Dalam euphoria globalisasi, masyarakat dunia disuruh percaya bahwa globalisasi menjanjikan masa depan dunia yang lebih indah, namun kenyataannya impian globalisasi tersebut semakin tidak terbukti. Menurut Kenichi ohmae dan Robert Reich, integrasi ekonomi dunia tidak mungkin dielakkan dan ekonomi global adalah keniscayaan. Dan sekarang terbukti bahwa globalisasi itu makin layu, karena bau imperialisme sangat menyengat dalam proses globalisasi. Globalisasi bila dilihat dari beberapa segi pada hakekatnya merupakan imperialisme ekonomi yang bercirikan pada tiga hal yaitu : Pertama, ada kesenjangan kemakmuran antara negara antara negara penjajah dan negara terjajah. Ketiga, negara terjajah, sebagai pihak yang lemah, kehilangan kedaulatan dalam arti luas.

Author:Zolokazahn Bajas
Country:Guinea
Language:English (Spanish)
Genre:Love
Published (Last):23 August 2007
Pages:369
PDF File Size:15.29 Mb
ePub File Size:15.56 Mb
ISBN:483-2-68506-200-1
Downloads:78396
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dashura



Secara tidak disadari bahwa penjajahan oleh Negara asing di Indonesia samapai pada saat ini sebenarnya masih berlangsung. Perbedaannya yakni terletak dalam bentuk atau format belaka. Dahulu pendudukan fisik dan militer Belanda menyebabkan bangsa Indonesia kehilangan kemerdekaan, kemandirian dan kedaulatan politik, ekonomi, sosial, hukum dan pertahanan.

Sedangkan sekarang ini pendudukan fisik dan militer asing itu secara resmi sudah tidak ada dan tidak kelihatan. Tetapi sebagai bangsa kita telah kehilangan kemandirian, dan sampai batas yang cukup jauh, kita juga sudah kehilangan kedaulatan ekonomi. Dalam banyak hal bangsa Indonesia tetap tergantung dan menggantungkan diri pada kekuatan asing.

Dalam era globalisasi yang mengalir deras, Indonesia telah terseret menjadi sekedar subordinat atau agen setia bagi kepentingan asing. Kekuatan-keuatan korporasi telah mendikte bukan saja perekonomian nasional seperti kebijakan perdagangan, keuangan, perbankan, penanaman modal, kepelayatan dan kepelabuhan, kehutanan, perkebukan, pertambangan migas dan non migas. Dan pihak asing yang lebih mendominasi atau menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Seharusnya Indonesia harus berkaca pada pengalaman sejarahnya untuk berubah ke arah yang lebih baik. Namun pada kenyataannya, sampai pada saat ini Indonesia belum menunjukkan suatu progress yang signifikan. Status Negara berkembang masih menjadi status kebanggaan Negara Indonesia sampai sekarang. Indonesia masih sangat mudah terpengaruh oleh tawaran kerjasama oleh pihak asing. Akan tetapi, Indonesia tidak menyadari bahwa kerjasama tersebut keuntungannya akan lebih besar berada dipihak asing.

Pada zaman Belanda VOC bisa sampai berjaya menguasai perdagangan dikarenakan oleh adanya elite nasional yang membukakan pintu lebar-lebar untuk kedatangan Belanda. Seandainya elite nasional tidak membungkuk dihadapan korporasi Internasional dan pasrah begitu saja menerima kedatangan Belanda tanpa berpikir panjang. Amien Rais mengingatkan bahwa kita tidak boleh lupa bahwa akibat penjajahan VOC Pemerintah Belanda yang panjang itu struktur mental kita, anak-anak bangsa dan sebagian pemimpin, telah rusak lumayan parah.

Amien Rais menceritakan tentang kondisi yang hampir sama dengan kondisi sekarang. Kondisi yang hampir sama tersebut adalah saat masa penjajahan belanda dimana imperialisme dan kolonialisme berjaya di bawah kekuasaan VOC. Pada masa itu, semua sumber daya alam dan manusia Indonesia dikuras habis oleh penjajah untuk kepentingan mereka. Dari sanalah lahir pertama kalinya sistem korporasi di dunia. Untuk alasan yang terakhir, coba kita kembali berkaca kepada Amangkurat I dan II yang telah tega berkhianat terhadap tanah tumpah darahnya sendiri demi kekayaan pribadi.

Coba bedakan kondisi dahulu dengan sekarang. Apakah ada bedanya? Korporat pertama yang bernama VOC ternyata adalah awal dari terbentuknya korporasi yang ada di dunia sekarang ini. Dan di dalam buku ini dikenalkan kepada kita suatu istilah menggelitik yaitu Korporatokrasi.

Korporatokrasi sendiri berarti sistem atau mesin kekuasaan yang bertujuan untuk mengontrol ekonomi dan politik global yang memiliki 7 unsur, yaitu: korporasi-korporasi besar;kekuatan politik pemerintah tertentu, terutama Amerika dan kaki tangannya;perbankan nasional;kekuatan militer;media massa;kaum intelektual yang dikooptasi; dan terakhir, yang tidak kalah penting adalah elite nasional negara-negara berkembang yang bermental inlander, komprador, atau pelayan.

Semua unsur yang tersebut di atas yang meliputi korporatokrasi sejatinya adalah syarat bagi terjadinya mega korupsi yaitu korupsi yang menyandera negara State Capture Corruption. Dan menurut buku ini,Indonesia sedang melakukannya. Beberapa indikasinya ialah ketergantungan kita terhadap IMF, WTO, dan bank dunia, serta kepatuhan berlebihan terhadap perusahaan-perusahaan multinasional yang ada.

Bahkan terhadap beberapa korporasi seperti Freeport kita tidak dapat berbuat apa-apa. Selain itu juga diceritakan pula ketidakberdayaan pemerintah kita dalam menangangi semua hal tersebut. Sikap yang menyebabkan banyaknya kasus-kasus korupsi adalah sikap inlander.

Sebuah sikap yang disebut oleh Amien rais sebagai sikap tercela yang mencederai kehormatan bangsa Indonesia. Sikap tersebut terjadi akibat terlalu mementingkan pribadi ataupun kelompok.

Globalisasi mempunyai tujuan pokok untuk memelihara dan mengawetkan keunggulan multi-dimensional Negara-negara mantan kolonialis-imperialis atas Negara-negara mantan jajahan.

Akan tetapi tidak semua Negara-negara bekas jajahan begitu saja menuruti keinginan Negara-negara bekas penjajah seperti China, Malaysia, Argentina, dll. Negara-negara yang bermartabat ini bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, berkat sukses melakukan dekolonisasi mental dan sukses membangun sistem sosial, ekonomi dan politik yang lebih kurang madiri, merdeka dan berdaulat.

Seluruh Negara di dunia tidak akan mungkin terlepas dari pengaruh Globalisasi ekonomi, perdagangan, keuangan, politik, budaya, seni dan bahkan gaya kehidupan. Akhir abad 20 dan awal abad 21 menyaksikan proses globalisasi dan perpindahan komoditas, manusia dan ideology atau pemikiran yang berjalan cepat dalam dunia yang sudah tanpa batas.

Peran utama Negara bangsa nation state sebagai pemain terpenting dalam panggung internasional mulai disaingi, bahkan cenderung digeser oleh pendatang-pendatang baru. Keserakahan mereka untuk mencapai misi tersebut cenderung mengabaika pagar hukum, moral, keadilan, kelestarian lingkungan dan kemausiaan pada umumnya. Di akhir abad 20 dan awal abad 21, Negara kapitalis yang tidak melepaskan sindrom imperialismenya adalah Amerika Serikat.

Sebagian elite politik, militer, dan intelektual di sana tidak pernah melepaskan impian Pax Americana. Doktrin Bush yang berwatak arogan, imperialistic dan kurang lebih immoral dilihat dari moral dan hukum internasional pada dasarnya merupakan pengejawatahan Pax Americana atau Pageblug Amerika yang semakin tidak realiatis. Pemerintah Indonesia telah menjadi pelayan kepentingan asing: banyak asset nasional seperti BUMN dan perbankan secara sistematik berpindah ke kepemilikan asing; sebagian hutan dan tanah disewakan ke korporasi asing sampai hamper akhir tahun; sementara kekayaan tambang kita, baik migas maupun non-migas, hamper seluruhnya, dikelola oleh korporasi asing.

Penjajahan ekonomi Indonesia oleh kekuatan korporasi asing itu diberi paying hukum dengan perundang-undangan dan berbagai keputusan poltik. Bahkan pendidikan mengalami liberalisasi, kolonialisasi dan asingisasi lewat sebuah peraturan presiden. Menurut Pak Amien, memang korupsi itu sudah tidak bisa terhindarkan lagi, memang pada setiap kekuasaan pasti ada korupsi,susah sekali untuk tidak.

Amien juga menuturkan, Indonesia seperti mati di lumbung padi. Memiliki sumber daya alam melimpah, tetapi yang menikmati hasilnya investor asing. Semua kekayaan alam, mulai dari hasil hutan, laut, pertambangan, dan energi, semuanya dijual ke korporasi asing.

Dan Indonesia tidak mendapatkan apa pun. Hal itu tidak termasuk masalah lama seperti Exxon Mobil, Freeport. Implikasinya, makin banyak rakyat miskin, berimbas pada harga-harga yang ikut naik, dan menimbulkan keresahan sosial.

Kemungkinan ledakan sosialnya akan lebih tinggi daripada yang sebelumnya. Ada kekuatan korporasi raksasa neoliberalisme yang terus berusaha mengeruk kekayaan negara-negara dunia ketiga. Di India, Iran, Venezuela kedatangan mereka ditolak. Di Cina boleh masuk, tetapi memenuhi syarat yang ditentukan pemerintah. Hanya di Indonesia mereka diterima dengan tangan terbuka. Mental pemimpin kita, mental inlander. Mental mau dijajah, dijadikan budak.

Amien menawarkan gagasan agar Indonesia keluar dari keterpurukan, seperti renegoisasi atas kontrak-kontrak dengan asing yang merugikan bangsa. Pemerintahan Yudhoyono dapat dikatakan cenderung sembrono dalam mengambil tindakan. Karena itu kita harus belajar bernegosiasi dengan penuh martabat. Walaupun kita masih miskin, kita tidak boleh menjual Negara. Kondisi yang kita alami sekarang ini, Indonesia memang belum sampai pada tahapan failed state atau Negara gagal.

Akan tetapi Pemerintahan Yudhoyono pada dasarnya telah menjadi broken government, pemerintahan yang kocar-kacir, pecah koordinasi dan kepentingan rakyat banyak tidak terlayani. Sebagian besar rakyat tetap dirundung sengsara dan tidak belum dapat melihat masa depan dengan penuh harapan. Sekarang mungkin bukan saja broken government, melainkan juga confused government pemerintahan yang bingung yang kita miliki.

Pasal 38 ayat 4 UU itu melarang melakukan pertambangan di kawasan hutan lindung. Tetapi karena cenderung lupa dan bingung, PP diatas membolehkan perusahaan tambang mengubah kawasan hutan lindung dan hutan produksi menjadi kawasan tambang skala besar hanya dengan membayar Rp 1,8 juta-Rp 3 juta per hektar.

Akan terjadi dua hal bila tidak ada leadership change pada , yaitu: pertama, penjajahan ekonomi asing semakin luas dan mendalam, sehingga sulit dibayangkan bagaimana kita dapat keluar dari cengkraman ekonomi asing itu.

Berikut ini adalah beberapa ulasan mengenai program dan kegiatan pemerintahan Yudhoyono dalam beberapa tahun terakhir yang tidak semestinya terjadi, 1. Indonesia patut bersyukur punya hutan yang luas sehingga Menhankam Singapura meratifikasi perjanjian kerjasama pertahanan, yang memberikan hak bagi Singapura berlatih perang di wilayah RI, tapi apa RI bisa latihan perang di Orchad Road Singapura?

Dalam Guiness Book of Records menurut Green Peace selama Indonesia memegang kejuaraan dunia dlm penggundulan hutan tercepat karena setiap jam mampu gunduli hutan seluas lapangan sepak bola. Pembalak liar Adelin Lies yg tertangkap di Beijing telah melakukan illegal logging Rp.

Freeport Mc Moran sejak menambang emas, perak, tembaga, kontrak karya pada telah diperbaharui sampai setengah abad atau baru berakhir Buangan limbah ton perhari. Hak guna usaha sampai 50 tahun bahkan ada 95 tahun. Indonesia for sale? Konsentrat emas, perak, tembaga dialirkan lewat pipa 75 km menuju pantai langsung masuk ke kapal besar tanpa pemerintah tahu berapa volume yang digotong freeport.

Blok Cepu diberikan ke exxon mobil utk kontrak sampai , padahal jika masuk ke Pertamina mk mrpk asset senilai 40 milyard dollar dan memiliki cadangan minyak juta barrel dan gas 2 trilyun kaki kubik senilai 8 milyard dollar. Mantan direksi Exxon Lee Raymond selama 13 tahun gajinya 6 trilyun milyard rupiah. Satelit Palapa kita telah dimiliki Temasek ketika kepemilikan Indosat sdh beralih ke Singapura.

Perusahaan akuntan terbesar Arthur Young diminta mengaudit pertamina, tidak sanggup memulai dari mana saking kacaunya laporan yang harus diaudit. PP No 77 tahun dlm bagian C. Sudah ada 44 BUMN yang akan dijual ke pihak asing. Indosat dijual ke Temasek 5 trilyun yang sama dengan laba selama 3 tahun. Garuda untung milyard akan dijual, Krakatau steel juga akan dijual. Yang harus kita lakukan atau apa yang harus pemimpin kita kelak lakukan.

Beberapa solusi itu adalah: perlu adanya kepemimpinan alternatif yang bebas, merdeka, dan mandiri perlu adanya pemimpin muda yang memiliki wawasan nasional dan Internasional perlu adanya pemahaman bahwa kekuasaan adalah amanat rakyat yang harus dilaksanakan secara bijaksana perlu adanya kesetaraan, kesedarajatan, dan kesejajaran dalam berhubungan dengan negara lain perlu adanya sikap dari pemimpin untuk keluar dari korupsi yang menyandera negara Share this:.

LA AUTOBIOGRAFIA NO AUTORIZADA ARMANDO HOYOS PDF

Amien Rais 'Selamatkan Indonesia'

Selain terkait 10 tahun Reformasi, saat ini Indonesia juga memperingati tahun satu abad Kebangkitan Indonesia. Hari ini 10 tahun lalu merupakan sejarah pahit bagi Indonesia. Sebab, tepat 10 tahun lalu, kerusuhan Mei sebagai proses upaya pelengseran Presiden Soeharto terjadi. Banyak korban tewas, kebakaran di banyak tempat, penjarahan di mana-mana, darah berceceran, dan air mata membanjiri bumi Nusantara ini. Nama Amien Rais saat itu menghiasi media massa, sebagai salah satu tokoh yang berani memberi kritik pedas terhadap pemerintahan Soeharto dan berani melakukan perlawanan. Di dalam buku ini, Amien mengaku bahwa dirinya menyampaikan ulasan, usulan. Amien sadar bukunya ini akan dianggap sebagai kritik yang tajam, terutama oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono SBY.

FERNAND BRAUDEL THE WHEELS OF COMMERCE PDF

AMIN RAIS SELAMATKAN INDONESIA PDF

Prof Rais defines that the experience of being colonialised has shaped the characteristics of Indonesians to be unconfident and always perceive that everything from overseas be it ways of thinking, products, systems, etc is better than their own achievements. It could be true that we might lack of role models. Inlander was a term to name indigenous Indonesian people as an insult during the Dutch colonialisation. Riyadh, Darussalam Publishers and Distributors. Get to Know Us. Amazon Giveaway allows you to run promotional giveaways in order to create buzz, reward your audience, and attract new followers and customers. This is a long overdue call to stop laughing at ourselves and rather think how we can contribute to our beloved country.

Related Articles